UJIAN TULIS (UTUL) UNIVERSITAS GADJAH MADA 2009
(diolah dari berbagai sumber)
SYARAT UMUM PESERTA UJIAN TULIS 2009
• Peserta adalah siswa kelas akhir SMA/SMK/MA dalamdan luar negeri pada tahun 2008/2009.
• Nilai kognitif semua mata pelajaran pada rapor mulai semester 1 sampai dengan semester
terakhir harus tuntas (di atas SKBM). Bagi siswa kelas akselerasi kriteria tersebut
diberlakukan cukup sampai dengan semester 4. Kriteria nilai rapor ini dibuktikan dengan
fotokopi rapor yang dilegalisasi Kepala Sekolah.
• Memenuhi persyaratan kesehatan dan tidak mengalami ketunaan yang ditetapkan oleh
Program studimasing-masing.
SYARAT KHUSUS PESERTA UJIAN TULIS 2009
• Siswa aktif kelas terakhir SMA/SMK/MA, lulusan SMA/SMK/MA tahun 2007 dan 2008 dalam dan luar negeri, lulusan ujian persamaan atau yang setara lainnya.
• Memenuhi persyaratan kesehatan dan tidak mengalami ketunaan yang ditetapkan oleh program studi masing-masing.
Tahapan Ujian Tulis UGM 2009
• Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 175.000,00 (seratus tujuh puluh lima ribu rupiah) melalui sistem multi-payment Bank Mandiri. Petunjuk pembayaran dapat dilihat di situs http://um.ugm.ac.id.
• Login ke situs http://um.ugm.ac.id untuk mengisi formulir pendaftaran (21 Januari sd. 24 Maret 2009).
• Peserta dapat memilih 3 (tiga) program studi berdasarkan prioritas.
• Verifikasi/daftar ulang peserta (18 sd. 25 Maret 2009) di lokasi yang dipilih untuk ujian. Jadwal dan alamat pelayanan, serta informasi kelengkapan berkas dapat dilihat di situs http://um.ugm.ac.id.
• Ujian Tulis dilaksanakan Minggu, 5 April 2009.
• Seleksi sepenuhnya dilakukan oleh Panitia UM UGM 2009.
• Hasil seleksi diumumkan Sabtu, 25 April 2009 melalui situs http://um.ugm.ac.id.
Lokasi Ujian
• Yogyakarta
• Madiun
• Jakarta
• Tangerang
• Cirebon
• Palembang
• Pekanbaru
• Balikpapan
• Lhokseumawe (NAD)
• Bandar Lampung
• Batam.
Peserta Ujian Tulis UGM :
• Tahun 2007 : 30.777 orang
• Tahun 2008 : 34.428 orang
• Tahun 2009 : 44.565 orang
Kapasitas Penerimaan Tahun 2009 : 6.900 kursi
Via
• Ujian Tulis UGM 2009 : 52%
• SNMPTN 2009 : 18%
• Penerimaan Bibit Unggul : 30%
Program yang paling diminati nomor satu masih pada kedokteran, yaitu 1:250 peserta (tahun 2009)
Fakta :
Khusus untuk tahun 2009, peserta UTUL UM UGM yang mengadu kemampuan di Yogyakarta tercatat 23.618 orang. Jumlah ini jauh lebih besar dibanding tahun 2008 yang mencapai 20.958 peserta.
Kenaikan jumlah peserta UTUL UM UGM juga terjadi di kota-kota lain. Di Jakarta misalnya, jika di tahun 2008 diikuti 4.120, maka jumlah itu naik menjadi 6.297 di tahun 2009. Di Pekanbaru 2.304 peserta (tahun 2008) menjadi 3.025 (tahun 2009), Madiun 1.584 (tahun 2008) naik menjadi 2.338 peserta (tahun 2009), Tangerang 1.538 peserta (tahun 2008) menjadi 2.028 (tahun 2009), Cirebon 1.072 peserta (tahun 2008) menjadi 1.366 (tahun 2009), Palembang 819 peserta (tahun 2008) menjadi 1.344 (tahun 2009), Balikpapan 780 peserta (2008) menjadi 943 peserta (tahun 2009),Bandar Lampung 683 peserta (tahun 2008) menjadi 708 (tahun 2009), Lhokseumawe 489 peserta (tahun 2008) menjadi 810 (tahun 2009). Sementara di dua kota yang baru dibuka, di Semarang diikuti 1.728 peserta dan Batam dengan 360 peserta.
Yang Unik dari UM UGM
• Tes selalu hari minggu
• Satu hari tes selesai
• Pemilih IPA dan IPS waktu tes 4,5 jam
• Pemilih IPC waktu tes 6 jam
Materi Ujian Tulis UGM 2009
Kelompok IPA : Kemampuan Dasar dan Kemampuan IPA
Kelompok IPS : Kemampuan Dasar dan Kemampuan IPS
Kelompok IPC : Kemampuan Dasar, IPA dan IPS
Kemampuan Dasar – 120 menit
• Matematika Dasar : 20 soal
• Bahasa Indonesia : 20 soal
• Bahasa Inggris : 20 soal
Kecepatan mengerjakan : 1 soal = 2 menit = 120 detik
Kemampuan IPA – 150 menit
• Matematika : 15 soal
• Biologi : 15 soal
• Fisika : 15 soal
• Kimia : 15 soal
Kecepatan mengerjakan : 1 soal = 2,5 menit = 150 detik
Kemampuan IPS – 90 menit
• Ekonomi : 25 soal
• Sejarah : 25 soal
• Geografi : 25 soal
Kecepatan mengerjakan : 1 soal = 1,2 menit = 72 detik
Belajar tentang hidup setiap harinya. Calon orang sukses dan selalu BERUSAHA untuk mencapainya InsyaAllah :')
Thursday, July 29, 2010
download kumpulan soal soal cpns
Bulan bulan ini banyak sekali universitas yang mengadakan wisuda termasuk kampus saya yang bulan lalu mengadakan wisuda terakhir tahun ini, kemarin juga ada wisuda di Gedung sasana budaya ganesha tapi saya tidak tahu universitas mana itu yang pasti membuat jalan macet. Nah biasanya banyak lulusan universitas yang mendaftar menjadi pegawai negeri sipil setelah lulus kuliah dan tidak kunjung mendapatkan kerja. Nah di sini saya mempunyai kumpulan soal-soal CPNS untuk persiapan anda menhadapi ujian CPNS 2009. soal soal ini lengkap jadi silahkan download soal cpns 2009 latihan dari link di bawah ini:
Download Soal-soal Test Ujian CPNS:
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/07kebijakanpemerintah.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/09toeflpracticepaperbased.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/testbakatskolastik.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/06uud1945amandemen.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/cpnsbahasaindonesia.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/08pengetahuanumum.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/soal-cpns-pemkab.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/soalpnspu.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/cpnssejarahnasionalindonesia.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/cpnsfalsafahideologi.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/cpnsbahasainggris.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/cpnstatanegara.pdf
Download Soal-soal Test Ujian CPNS:
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/07kebijakanpemerintah.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/09toeflpracticepaperbased.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/testbakatskolastik.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/06uud1945amandemen.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/cpnsbahasaindonesia.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/08pengetahuanumum.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/soal-cpns-pemkab.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/soalpnspu.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/cpnssejarahnasionalindonesia.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/cpnsfalsafahideologi.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/cpnsbahasainggris.pdf
http://afatih.files.wordpress.com/2008/02/cpnstatanegara.pdf
Tuesday, July 27, 2010
Media Transmisi Wireless
Media Transmisi Wireless
Posted by bian_dalmayan in May 28, 2010, under Uncategorized
Dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan media nirkabel tidak memerlukan suatu kabel untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Ada beberapa keadaan tertentu yang membuat penghubung nirkabel digunakan, yaitu:
a. Tempat yang tidak memungkinkan penggunaan kabel.
Ada tempat-tempat yang memang tidak memungkinkan untuk menggunakan kabel, terdapat tempat-tempat yang tidak dapat dijangkau oleh kabel pada sebuah pabrik atau perusahaan dengan daerah terbuka yang sangat luas seperti pabrik manufaktur, bursa saham, gudang, dll.
b. Untuk orang-orang yang sering berpindah lokasi pada tempat kerja.
Sebagai contoh adalah profesi seorang teknisi yang bekerja pada sebuah perusahaan yang antara satu gedung dengan gedung lainnya pada suatu area yang cukup luas dan dia harus dapat mengakses data-data yang terdapat di dalam jaringan perusahaannya.
c. Untuk instalasi sementara.
Contohnya suatu instansi tertentu yang didirikan oleh suatu tujuan khusus yang bersifat sementara. Karena tidak bersifat permanen maka akan sangat merugikan instansi tersebut apabila menggunakan media penghubung kabel.
d. Jaringan Small Office and home Office (SOHO)
Untuk SOHO biasanya membutuhkan tekologi yang hemat, mudah, dan cepat dalam penginstalan suatu jaringan yang kecil.
e. Untuk mem-back up jaringan yang menggunakan kabel.
Pengelolaan jaringan biasa menerapkan jaringan nirkabel untuk mem-back up aplikasi yang sedang bekerja pada jaringan yang menggunakan kabel.
f. Fasilitas pelatihan atau pendidikan
Tempat pelatihan atau universitas biasanya menggunakan wireless LAN untuk memudahkan akses informasi atau pertukaran data dan untuk pembelajaran.
Beberapa media yang dapat digunakan dalam pembangunan jaringan nirkabel antara lain:
1. Sinar Inframerah
Dalam kehidupan sehari-hari sinar inframerah digunakan pada remote televisi. Remote TV mentransmisikan kode instruksi yang dibawa oleh sinar inframerah yang nantinya akan diterjemahkan oleh receiver dalam TV. Suatu jaringan nirkabel yang menggunakan cara yang seperti di atas untuk mentransmisikan data-data.
2. Gelombang Radio Narrow-Band
Gelombang Radio Narrow-Band disebut juga dengan Gelombang Radio Frekuensi Tunggal karena pada medium pentransmisiannya menggunakan gelombang radio berfrekuensi tunggal untuk mentransmisikan data. Adapun dalam penggunaannya gelombang ini dapat menempuh jarak yang lebih jauh dari pada sinar inframerah. Hal ini dikarenakan gelombang radio dapat memantul melalui dinding, gedung, bahkan atmosfer bumi. Tetapi gelombang radio ini tidak dapat menembus dinding yang terbuat dari besi.
3. Gelombang Radio Spread Spectrum
Transmisi data menggunakan gelombang radio spread spectrum dikembangkan oleh angkatan bersenjata untuk memecahkan beberapa masalah komunikasi dengan gelombang radio. Dalam teknik ini gelombang radio menggunakan beberapa frekuensi untuk mentransmisikan data. Spread spectrum memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap gangguan dari luar dibandingkan dengan teknik gelombang radio frekuensi tunggal.
4. Gelombang Mikro (microwave)
Penggunaan media penghubung dengan microwave (gelombang mikro) memiliki kelebihan pada jaraknya yang tidak terbatas. Terdapat dua jenis teknik transmisi microwave, yaitu:
a. Terrestrial Microwave
Pada teknik Terrestrial Microwave menggunakan transmitter dan receiver yang terdapat di bumi. Jaringan telepon antar kota yang biasanya menggunakan menara relay adalah salah satu contoh penggunaan gelombang mikro jenis terestrial. Untuk mentransmisikan gelombang mikro biasanya digunakan antenna parabola yang menghasilkan sinyal terpusat. Antena parabola juga digunakan pada penerimanya. Pengaturan letak antena parabola yang akan digunakan sebagai transmitter dan receiver pada teknik ini harus diperhatikan, mengingat sifat dari sinyal yang dipancarkan adalah terpusat dan bukan tersebar. Terrestrial microwave memiliki bandwidth antara 1-10 Mbps dan biasanya beroperasi pada frekuensi antara 4-6 GHz dan 21-23 GHz.
b. Satellite Microwave
Pada teknik ini menggunakan satelit komunikasi yang berada di ruang angkasa sebagai relaynya. Tiap-tiap stasiun di bumi menggunakan antena parabola untuk berkomunikasi dengan satelit. Satelit berfungsi mentransmisikan kembali sinyal-sinyal yang dipancarkan oleh stasiun yang berbeda. Apabila stasiun yang dituju letaknya berlawanan dengan letak satelit yang digunakan sebagai relay, maka satelit tersebut akan memancarkan sinyal ke satelit lainnya yang letaknya tidak berlawanan dengan stasiun tujuan. Karena jarak yang ditempuh oleh suatu sinyal yang ditransmisikan dari bumi (station transmitter) menuju satelit dan kembali lagi menuju bumi (satelit receiver) sangat jauh, maka terdapat propagation delay yang berkisar antara 0,5 hingga 5 detik. Gelombang mikro ini beroperasi pada frekuensi antara 11-14 GHz dengan bandwidth antara 1-10 Mbps.
sumber : http://very_sa.students-blog.undip.ac.id/2009/06/20/media-transmisi-nirkabel/
Posted by bian_dalmayan in May 28, 2010, under Uncategorized
Dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan media nirkabel tidak memerlukan suatu kabel untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Ada beberapa keadaan tertentu yang membuat penghubung nirkabel digunakan, yaitu:
a. Tempat yang tidak memungkinkan penggunaan kabel.
Ada tempat-tempat yang memang tidak memungkinkan untuk menggunakan kabel, terdapat tempat-tempat yang tidak dapat dijangkau oleh kabel pada sebuah pabrik atau perusahaan dengan daerah terbuka yang sangat luas seperti pabrik manufaktur, bursa saham, gudang, dll.
b. Untuk orang-orang yang sering berpindah lokasi pada tempat kerja.
Sebagai contoh adalah profesi seorang teknisi yang bekerja pada sebuah perusahaan yang antara satu gedung dengan gedung lainnya pada suatu area yang cukup luas dan dia harus dapat mengakses data-data yang terdapat di dalam jaringan perusahaannya.
c. Untuk instalasi sementara.
Contohnya suatu instansi tertentu yang didirikan oleh suatu tujuan khusus yang bersifat sementara. Karena tidak bersifat permanen maka akan sangat merugikan instansi tersebut apabila menggunakan media penghubung kabel.
d. Jaringan Small Office and home Office (SOHO)
Untuk SOHO biasanya membutuhkan tekologi yang hemat, mudah, dan cepat dalam penginstalan suatu jaringan yang kecil.
e. Untuk mem-back up jaringan yang menggunakan kabel.
Pengelolaan jaringan biasa menerapkan jaringan nirkabel untuk mem-back up aplikasi yang sedang bekerja pada jaringan yang menggunakan kabel.
f. Fasilitas pelatihan atau pendidikan
Tempat pelatihan atau universitas biasanya menggunakan wireless LAN untuk memudahkan akses informasi atau pertukaran data dan untuk pembelajaran.
Beberapa media yang dapat digunakan dalam pembangunan jaringan nirkabel antara lain:
1. Sinar Inframerah
Dalam kehidupan sehari-hari sinar inframerah digunakan pada remote televisi. Remote TV mentransmisikan kode instruksi yang dibawa oleh sinar inframerah yang nantinya akan diterjemahkan oleh receiver dalam TV. Suatu jaringan nirkabel yang menggunakan cara yang seperti di atas untuk mentransmisikan data-data.
2. Gelombang Radio Narrow-Band
Gelombang Radio Narrow-Band disebut juga dengan Gelombang Radio Frekuensi Tunggal karena pada medium pentransmisiannya menggunakan gelombang radio berfrekuensi tunggal untuk mentransmisikan data. Adapun dalam penggunaannya gelombang ini dapat menempuh jarak yang lebih jauh dari pada sinar inframerah. Hal ini dikarenakan gelombang radio dapat memantul melalui dinding, gedung, bahkan atmosfer bumi. Tetapi gelombang radio ini tidak dapat menembus dinding yang terbuat dari besi.
3. Gelombang Radio Spread Spectrum
Transmisi data menggunakan gelombang radio spread spectrum dikembangkan oleh angkatan bersenjata untuk memecahkan beberapa masalah komunikasi dengan gelombang radio. Dalam teknik ini gelombang radio menggunakan beberapa frekuensi untuk mentransmisikan data. Spread spectrum memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap gangguan dari luar dibandingkan dengan teknik gelombang radio frekuensi tunggal.
4. Gelombang Mikro (microwave)
Penggunaan media penghubung dengan microwave (gelombang mikro) memiliki kelebihan pada jaraknya yang tidak terbatas. Terdapat dua jenis teknik transmisi microwave, yaitu:
a. Terrestrial Microwave
Pada teknik Terrestrial Microwave menggunakan transmitter dan receiver yang terdapat di bumi. Jaringan telepon antar kota yang biasanya menggunakan menara relay adalah salah satu contoh penggunaan gelombang mikro jenis terestrial. Untuk mentransmisikan gelombang mikro biasanya digunakan antenna parabola yang menghasilkan sinyal terpusat. Antena parabola juga digunakan pada penerimanya. Pengaturan letak antena parabola yang akan digunakan sebagai transmitter dan receiver pada teknik ini harus diperhatikan, mengingat sifat dari sinyal yang dipancarkan adalah terpusat dan bukan tersebar. Terrestrial microwave memiliki bandwidth antara 1-10 Mbps dan biasanya beroperasi pada frekuensi antara 4-6 GHz dan 21-23 GHz.
b. Satellite Microwave
Pada teknik ini menggunakan satelit komunikasi yang berada di ruang angkasa sebagai relaynya. Tiap-tiap stasiun di bumi menggunakan antena parabola untuk berkomunikasi dengan satelit. Satelit berfungsi mentransmisikan kembali sinyal-sinyal yang dipancarkan oleh stasiun yang berbeda. Apabila stasiun yang dituju letaknya berlawanan dengan letak satelit yang digunakan sebagai relay, maka satelit tersebut akan memancarkan sinyal ke satelit lainnya yang letaknya tidak berlawanan dengan stasiun tujuan. Karena jarak yang ditempuh oleh suatu sinyal yang ditransmisikan dari bumi (station transmitter) menuju satelit dan kembali lagi menuju bumi (satelit receiver) sangat jauh, maka terdapat propagation delay yang berkisar antara 0,5 hingga 5 detik. Gelombang mikro ini beroperasi pada frekuensi antara 11-14 GHz dengan bandwidth antara 1-10 Mbps.
sumber : http://very_sa.students-blog.undip.ac.id/2009/06/20/media-transmisi-nirkabel/
Subscribe to:
Posts (Atom)