Liputan6.com, Tabanan: Sehari jelang Kongres Tahunan PSSI, pengamanan di areal Hotel Pan Pasific Nirwana Bali Resort diperketat, Kamis (20/1). Selain memeriksa para tamu yang akan masuk ke areal hotel, petugas satuan pengamanan (Satpam) juga memeriksa kendaraan dan orang yang akan masuk ke dalam.
Bagi yang tidak berkepentingan atau tidak memiliki kartu pengenal khusus dari PSSI dilarang untuk memasuki areal hotel. Hal ini juga berlaku bagi sejumlah wartawan cetak dan elektronik yang hendak meliput persiapan pembukaan Kongres. Tak hanya melarang para wartawan, petugas Satpam juga melarang wartawan untuk mengambil foto maupun gambar di lingkungan hotel.
Menurut Kepala Satuan Pengamanan (Chief Security) Hotel Pan Pasific Nirwana Bali Resort Widodo, kebijakan ini merupakan perintah langsung dari PSSI dan panitia kongres.
Kejadian ini keruan saja membuat sejumlah wartawan kecewa karena tidak bisa memperoleh informasi terkait persiapan maupun agenda pelaksanaan kongres yang rencananya akan dibuka besok malam.(IAN)
Belajar tentang hidup setiap harinya. Calon orang sukses dan selalu BERUSAHA untuk mencapainya InsyaAllah :')
Saturday, January 22, 2011
Sunday, January 2, 2011

Perry, a sheltered chemical engineer, falls in love with Leslie, a former homecoming princess, when he is selected to be a jury member at her hippie death cult murder trial. Perry has always done what is expected of him. He was a straight A student who got a good job at a chemical company and proposed to his virgin Christian girlfriend, Dorothy. Leslie took a different path after she was traumatized by Kennedy’s assassination, her abortion and the divorce of her parents. She took LSD, joined a hippie death cult and helped murder a God-fearing citizen in her own home. When Perry and Leslie lock eyes in court, Perry is forced to confront the darkest deepest parts of himself and by extension, our society.
Monday, December 20, 2010
AGAMA menjadi salah satu materi dalam ujian nasional
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pelajaran agama Islam menjadi salah satu mata uji dalam ujian nasional di seluruh wilayah DI Yogyakarta untuk tahun ajaran ini. Akan tetapi , hasil ujian nasional pelajaran agama Islam tidak menjadi syarat mutlak kelulusan pelajar.
Kepala Bidang Perencanaan dan Standarisasi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi DI Yogyakarta Baskara Aji mengatakan, ujian nasional (UN) pelajaran agama Islam (PAI) akan diselenggarakan di tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK.
"Waktunya akan disesuaikan dengan jadwal UN," katanya di Yogyakarta, Selasa (14/12/2010).
Diperkirakan, jumlah peserta UN PAI mencapai sekitar 130 ribu pelajar atau 90 persen dari jumlah pelajar SD sampai SMA/SMK di DIY. Selain agama Islam, belum ada rencana agama lain akan turut diujikan dalam UN.
Ujian untuk agama-agama non-Islam masih akan dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu ujian akhir sekolah dengan soal yang dibuat oleh sekolah masing-masing.
Menurut Baskara, UN PAI dilaksanakan karena Kementrian Agama ingin memetakan daya serap pelajaran agama Islam di kalangan pelajar. Untuk itu, sejumlah daerah dipilih sebagai daerah pemetaan, salah satunya Provinsi DI Yogyakarta. Tahun lalu, UN PAI ini telah dilaksanakan di seluruh sekolah di Kabupaten Bantul.
Karena dimaksudkan untuk pemetaan, hasil UN PAI tidak mutlak menentukan kelulusan pelajar. Sekolah juga berhak menentukan batas minimal kelulusan UN PAI. Selain itu, nilai UN PAI juga tidak dimaksudkan untuk keperluan mendaftar sekolah di jenjang lebih tinggi.
"Hasil UN PAI ini akan terpisah dari lembar surat keterangan hasil ujian nasional yang biasa digunakan untuk mendaftar sekolah," ucap Baskara
http://edukasi.kompas.com/read/2010/12/14/18174487/Pelajaran.Agama.Islam.Masuk.UN
Kepala Bidang Perencanaan dan Standarisasi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi DI Yogyakarta Baskara Aji mengatakan, ujian nasional (UN) pelajaran agama Islam (PAI) akan diselenggarakan di tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK.
"Waktunya akan disesuaikan dengan jadwal UN," katanya di Yogyakarta, Selasa (14/12/2010).
Diperkirakan, jumlah peserta UN PAI mencapai sekitar 130 ribu pelajar atau 90 persen dari jumlah pelajar SD sampai SMA/SMK di DIY. Selain agama Islam, belum ada rencana agama lain akan turut diujikan dalam UN.
Ujian untuk agama-agama non-Islam masih akan dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu ujian akhir sekolah dengan soal yang dibuat oleh sekolah masing-masing.
Menurut Baskara, UN PAI dilaksanakan karena Kementrian Agama ingin memetakan daya serap pelajaran agama Islam di kalangan pelajar. Untuk itu, sejumlah daerah dipilih sebagai daerah pemetaan, salah satunya Provinsi DI Yogyakarta. Tahun lalu, UN PAI ini telah dilaksanakan di seluruh sekolah di Kabupaten Bantul.
Karena dimaksudkan untuk pemetaan, hasil UN PAI tidak mutlak menentukan kelulusan pelajar. Sekolah juga berhak menentukan batas minimal kelulusan UN PAI. Selain itu, nilai UN PAI juga tidak dimaksudkan untuk keperluan mendaftar sekolah di jenjang lebih tinggi.
"Hasil UN PAI ini akan terpisah dari lembar surat keterangan hasil ujian nasional yang biasa digunakan untuk mendaftar sekolah," ucap Baskara
http://edukasi.kompas.com/read/2010/12/14/18174487/Pelajaran.Agama.Islam.Masuk.UN
Subscribe to:
Posts (Atom)